Bagi banyak orang, nama Arabika dan Robusta mungkin sudah sangat familiar. Keduanya memang menjadi jenis kopi yang paling sering ditemukan di kedai kopi maupun produk kopi sehari-hari.
Namun, dunia kopi sebenarnya jauh lebih luas. Salah satu jenis kopi yang mulai menarik perhatian adalah kopi Excelsa.
Excelsa memiliki karakter yang berbeda dari Arabika maupun Robusta. Mulai dari aroma, rasa, hingga pengalaman ketika diminum, masing-masing memiliki ciri khasnya sendiri.
Lalu, apa sebenarnya perbedaan kopi Excelsa, Arabika, dan Robusta?
Mengenal Kopi Arabika
Arabika merupakan salah satu jenis kopi yang paling populer di dunia.
Kopi ini dikenal memiliki aroma yang kompleks dan karakter rasa yang beragam. Dalam satu cangkir Arabika, kita bisa menemukan rasa yang mengarah ke buah, bunga, cokelat, karamel, hingga kacang-kacangan.
Arabika juga sering memiliki tingkat keasaman yang lebih terasa dibandingkan Robusta. Namun, keasaman dalam kopi bukan berarti rasanya seperti kopi yang sudah basi. Dalam dunia kopi, acidity justru dapat memberikan sensasi segar dan membuat rasa kopi terasa lebih hidup.
Karena karakter tersebut, Arabika banyak digunakan dalam dunia specialty coffee dan sering dinikmati menggunakan metode manual brew.
Mengenal Kopi Robusta
Jika Arabika dikenal dengan aroma dan kompleksitasnya, Robusta memiliki karakter yang berbeda.
Robusta biasanya mempunyai rasa yang lebih kuat, body lebih tebal, serta tingkat kepahitan yang lebih menonjol. Kandungan kafeinnya secara umum juga lebih tinggi dibandingkan Arabika.
Karakter ini membuat Robusta sering digunakan untuk espresso blend, kopi susu, maupun berbagai minuman kopi yang membutuhkan rasa kopi yang kuat.
Robusta juga banyak dibudidayakan di Indonesia karena tanamannya relatif lebih tahan terhadap kondisi lingkungan tertentu dibandingkan Arabika.
Bagi penikmat kopi yang menyukai rasa tebal, kuat, dan tidak terlalu asam, Robusta sering menjadi pilihan.
Lalu, Bagaimana dengan Kopi Excelsa?
Excelsa menawarkan pengalaman yang berbeda dari keduanya.
Salah satu daya tarik utama kopi Excelsa adalah karakter buah dan aromanya yang khas. Pada beberapa kopi Excelsa, kita dapat menemukan sensasi fruity yang cukup kuat, sedikit rasa asam yang menyegarkan, serta nuansa rempah, cokelat, atau rasa manis tergantung cara pengolahan dan tingkat sangrainya.
Excelsa juga sering memiliki aroma yang mudah dikenali.
Di Wonosalam, Jombang, kopi Excelsa dikenal sebagai salah satu kopi dengan karakter unik yang tumbuh dan berkembang bersama budaya perkebunan setempat.
Keunikan inilah yang membuat Excelsa menarik bagi penikmat kopi yang ingin mencoba rasa di luar Arabika dan Robusta.
Perbedaan Rasa Excelsa, Arabika, dan Robusta
Secara umum, ketiganya memiliki karakter yang berbeda.
Kopi Excelsa cenderung memiliki rasa fruity, sedikit tart, manis, dengan kemungkinan munculnya nuansa rempah atau cokelat. Aromanya khas dan biasanya cukup mudah dikenali, dengan body yang berada di tingkat sedang.
Arabika lebih dikenal dengan rasa yang kompleks, seperti fruity, floral, cokelat, karamel, dan berbagai karakter manis lainnya. Tingkat acidity-nya juga lebih terasa, dengan body yang umumnya ringan hingga sedang.
Sementara itu, Robusta memiliki karakter rasa yang lebih kuat, pahit, earthy, nutty, dan cenderung memiliki body yang lebih tebal.
Meski begitu, rasa kopi tidak hanya ditentukan oleh jenisnya. Daerah tempat kopi tumbuh, kondisi kebun, proses pascapanen, tingkat roasting, hingga metode penyeduhan juga ikut memengaruhi rasa akhir di dalam cangkir.
Karena itu, dua kopi dengan jenis yang sama belum tentu menghasilkan pengalaman rasa yang benar-benar sama.
Mana yang Lebih Enak?
Tidak ada satu jenis kopi yang mutlak lebih enak dibandingkan yang lain.
Semua kembali pada selera.
Bagi Anda yang menyukai kopi dengan aroma kompleks dan acidity yang terasa, Arabika bisa menjadi pilihan menarik.
Jika lebih menyukai kopi yang kuat, tebal, dan pahit, Robusta mungkin lebih cocok.
Sementara itu, jika ingin mencoba sesuatu yang berbeda dengan karakter buah dan aroma yang khas, Excelsa menawarkan pengalaman yang cukup unik.
Justru keberagaman rasa inilah yang membuat dunia kopi menarik untuk dijelajahi.
Mengapa Excelsa Layak Dicoba?
Selama ini, pilihan kopi sering kali hanya berhenti pada pertanyaan: Arabika atau Robusta?
Padahal masih ada banyak karakter kopi lain yang menarik untuk dikenal.
Excelsa menjadi salah satunya.
Bukan karena harus menggantikan Arabika atau Robusta, tetapi karena Excelsa memiliki identitasnya sendiri.
Karakter buah yang khas, aroma yang berbeda, serta perjalanan kopi dari kebun membuat Excelsa memberikan pengalaman yang mungkin belum pernah ditemukan oleh sebagian penikmat kopi sebelumnya.
Terutama bagi Anda yang terbiasa mencoba berbagai origin dan metode seduh, Excelsa bisa memberikan warna baru dalam pengalaman menikmati kopi.
Excelsa Wonosalam, Karakter dari Tanah Asalnya
Wonosalam, Jombang, menjadi salah satu daerah di Indonesia yang dikenal dengan kopi Excelsa.
Lingkungan perkebunan dan proses pengolahan yang dilakukan setelah panen ikut membentuk karakter kopi yang nantinya hadir di dalam cangkir.
Bagi kami, mengenal Excelsa bukan hanya mengenai membandingkannya dengan Arabika atau Robusta.
Ada cerita tentang daerah asal, kebun, proses, dan tangan-tangan yang berada di balik setiap bijinya.
Itulah mengapa menikmati kopi juga bisa menjadi cara untuk mengenal tempat dari mana kopi tersebut berasal.
Tiga Kopi, Tiga Karakter Berbeda
Arabika, Robusta, dan Excelsa sama-sama menawarkan pengalaman yang berbeda.
Arabika hadir dengan kompleksitas aroma dan rasanya. Robusta memberikan karakter yang lebih kuat dan tebal. Sementara Excelsa menawarkan sisi berbeda melalui aroma khas serta karakter buah yang menarik.
Tidak perlu memilih mana yang paling baik.
Justru dengan mencoba ketiganya, kita dapat memahami betapa luasnya rasa yang bisa hadir dari sebuah biji kopi.
Dan jika selama ini Anda hanya mengenal Arabika dan Robusta, mungkin sekarang saatnya memberikan kesempatan pada Excelsa.
Tiga jenis kopi, tiga karakter berbeda. Temukan rasa yang paling sesuai dengan cerita kopi Anda.
